Dengarkan Radio DMS 102,7 FM Ambon dengan Kualitas Audio Terbaik di Maluku

Ambon-Sejumlah kawasan pemukiman di Kota Ambon kembali terendam  banjir menyusul hujan deras yang terjadi sejak, Minggu malam hingga Senin (17/7) siang.

Hingga berita ini disiarkan belum ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini, namun sejumlah kawsan terendam, akibat meluapnya sejumlah sungai  maupun luapan air dari  gorong-gorang dan selokan.

Selain kawasan pemukiman, sejumlah Jalan utama di Kota Ambon, seperti, Jalan Ay. Patty, Jln Sultan Babullah dan Panglima Sudirman, Dr Tamaela, juga terendam banjir, menyebabkan arus lalulintas pada ruas jalan tersebut  terganggu.

Di kawasan Jln. AY Patty misalnya, sejumlah kendaraan roda dua dan empat mengalami mogok.

Pantauan di Jalan AY Patty, banyak pengendara roda dua terpaksa menghentikan perjalanan, dan memilih berputar menghindari derasnya aliran air yang keluar dari gorong-gorong sepanjang jalan itu.

Kendati ketinggian air hingga lutut orang dewasa hal itu tidak mengurangi nyali para pengendara roda dua maupun empat untuk melintas, alhasil ada yang lolos ada juga mogok.

Menurut informasi prakiraan cuaca BMKG Stasiun Pattimura Ambon untuk tiga hari, (17 hingga 19 Juli 2017),  terdapat  daerah tekanan  rendah di utara Papua, menyebabkan  terbentuknya  sirkulasi tertutup  di Sulawesi  bagian utara dan daerah belokan  angin disekitar  wilayah Maluku bagian utara.

Kelembaban udara lapisan  atas wilayah Maluku menunjukan keadaan yang relatif basah  yaitu berkisar antara 70% hingga 100 %. Kondisi tersebut mengindikasikan  adanya potensi pertumbuhan awan dan hujan  di wilayah Maluku yang cukup  aktif.

Sejumlah daerah di Maluku yang diperkirakan intensitas hujan ringan hingga lebat berpeluang terjadi di Wilayah Kota Ambon, antara lain di Kecamatan, Teluk Ambon, Nusaniwe,Baguala dan Leitimur Selatan

Kabupaten Maluku Tengah, di Kecamatan Saparua, ,Nusalaut,Amahai, Masohi dan Kecamatan Seram Utara. Kabupaten Seram Bagian Timur, di Kecamatan Bula Barat, Bula,Seram Timur. Kabupaten Buru yakni di Kecamatan Waesma, Ambalau dan sekitarnya.

BMKG juga mengingtakan warga yang mendiami kawasan bukit dan penggunungan mewaspadai bahaya longsor yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat hujan.DMS

 

DMS TWITTER

DMS Fan Page