Dengarkan Radio DMS 102,7 FM Ambon dengan Kualitas Audio Terbaik di Maluku

Ambon-Tekai-teki seputar siapa calon Wakil Gubernur yang akan mendapmingi  Petahana Said Assagaaf pada perhelatan Pilada Maluku 2018 masih mistri.

Dari 16 nama calon Wakil Gubernur yang disurvei baik oleh lembaga survei independen maupun survei  internal partai semuanya belum masuk radar Assagaff.

Dari hasil konfirmasi sejumlah media , usai pelantikan Dewan Pengurus Angktan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Maluku yang berlangsung, Minggu malam kemarin di kediaman Gubernuran mangga dua Ambon, Assagaff yang  juga Ketua DPD Golkar Maluku memberikan sinyal positif terhadap figur politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Kendati sinyal sudah diberikan oleh Said Assagaff, namun dirinya tidak menampik kalau semua itu terpulang kepada PDIP untuk memberikan rekomendasi kepada dirinya, untuk maju pada Pilkada Gubernur tahun depan.

Assagaff tidak memberikan alasan pasti kenapa calon wagub harus yang mendapatkan rekomendasi PDIP, namun bagi Assagaff itu merupakan salah satu syarat sebagai pendamping dirinya di 2018.

Berdasarkan hasil survei dari 16 nama bakal calon wakil gubernur ada tersisa dua nama kuat salah satunya akan mendampingi Assagaff, menggantikan posisi  Z. Sahuburua nanti.

Assagaff, menolak menyebutkan dua nama tersebut karena menurutnya dari hasil survey yang dilakukan akan kembali diseleksi dan kembali ditekankan terpulang kepada Rekomendasi partai moncong putih alias PDIP.

Sementara itu dari informasi yang diperoleh, syarat bakal calon wakil gubernur Maluku yang diinginkan Assagaff tetap harus direkomendasi PDIP. Soal siapa yang akan direkomendasi PDIP, Assagaff menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme yang berlangsung di PDIP.

Dari dua nama tersebut,  nama Ketua PDIP Maluku Edwin Huwae digadang-gadang kuat akan mendampingi  Assagaff sebagai Calon Wakil Gubernur.DMS

 

 

DMS TWITTER

DMS Fan Page