Dengarkan Radio DMS 102,7 FM Ambon dengan Kualitas Audio Terbaik di Maluku

Ambon- Sebagai Pimpinan Kodam XVI/Pattimura, Mayjen.TNI.Doni Mornado tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku pelanggaran dan tetap konsisten untuk menjatuhkan sanksi dan hukuman kepada setiap prajurit TNI yang melakukan pelanggaran etika dan hukum.

Hal ini disampaikan Pangdam saat acara Kegiatan Sosial Pendam XVI/Pattimura dihadapan sejumlah wartawan dan Pimpinan media cetak maupun elektronik di Ambon.

Monardo, mengingatkan kepada prajurit di jajaran Kodam XVI Pattimura/ kendatipun memiliki kecerdasan dan ketrampilan namun tanpa disertai kepatuhan terhadap norma dan etika prajurit maka keberadaan sebagai prajurit TNI AD tidak akan membawa manfaat baik bagi pribadi maupun kesatuan terutama kepada masyarakat.

Menurutnya, hal ini perlu ditekankan karena tidak dapat dipungkiri berdasarkan laporan angka pelanggaran yang dilakukan prajurit  masih ada.

Monardo meminta agar seluruh prajurit mengikrarkan niat dan memantapkan tekad untuk menjadi prajurit sejati sehingga tidak menyimpang dari sapta marga sumpah prajurit dan delapan wajib TNI.

Kemajuan teknologi dan informasi tentunya memberikan dampak positif dan negative dan dalam situasi tersebut diharapkan prajurit memiliki keteguhan diri agar tidak terpengaruh.

Setiap prajurit sebagai tentara rakyat dituntut untuk menjadi patriot yang berjuang berlandaskan pengorbanan dan pantang menyerah untuk kepentingan bangsa dan negara.

Ia juga meminta, setiap prajurit senantiasa membangun komunikasi dengan rakyat dan jangan pernah menyakiti hari rakyat karena hal tersebut akan menghancurkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Parajurit TNI  juga diminta tidak membeda-bedakan suku asal usul, agama serta senantiasa berpikir dan berbuat untuk kepentingan negara.DMS

 

DMS TWITTER

DMS Fan Page