Dengarkan Radio DMS 102,7 FM Ambon dengan Kualitas Audio Terbaik di Maluku

Ambon-Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayjen TNI.Doni Modarno membuat terobosan dalam proses rekrutmen calon bintara, dengan memberikan prioritas 80 persen kepada putra daerah asal Maluku. Walau demikian, standar kelulusan dan mekanisme seleksi tetap memakai regulasi dan aturan yang berlaku.

Kendati prioritas 80 persen diberikan kepada putra-putri asal daerah ini namun untuk menjadi prajurit TNI, harus melalui seleksi ketat yaitu administrasi, tes kesehatan pertama terutama fisik luar, dilanjutkan mengikuti tes psikologi dan juga kesehatan dalam.

Pangdam  Doni Monardo menjamin pelaksanaan tes seleksi dilakukan transparan, sehingga tidak ada lagi nepotisme.

Pangdam mengakui, banyak humor yang berkembang penerimaan TNI AD dipungut biaya, bahkan ada oknum-oknum tertentu yang meng­atasnamakan pejabat dan orang dekat pejabat TNI meminta uang dari peserta seleksi penerimaan anggota TNI AD.

Selain rekrutmrn secara transparan Pangdam juga menegaskan proses pendaftaran tidak dipungut biaya. Mordano meneggaskan akan menindak tegas jika ada oknum anggota TNI yang meminta uang dari peserta seleksi anggota TNI AD.

Ia juga meminta warga untuk melaporkan jika ternyata dalam perekrutmen ada oknum yang meng-atasnamakan pribadi maupun pejabat tinggi TNI lingkup Kodam meminta uang untuk meloloskan calon prajurit.

Panglima menambahkan, personil anggota TNI AD masih kurang. Sehingga setiap tahun dilakukan penerimaan hingga mencapai ratusan.DMS

 

 

 

DMS TWITTER

DMS Fan Page