Dengarkan Radio DMS 102,7 FM Ambon dengan Kualitas Audio Terbaik di Maluku

Ambon-Tugas pokok Tentara Nasional Indonesia tidak saja menjaga kedaulatan NKRI, tetapi dalam programnya terus mendekatkan diri dengan masyarakat dalam bentuk kemanunggalan.

Dalam kemanunggalan dengan rakyat itulah disamping menjalankan tugas pokok prajurit TNI juga terus berinovasi membantu Pemerintah melalui kegiatan sosial unggulan salah satunya seperti yang dijalankan Kodam XVI Pattimura yang dikenal dengan Program Emas Biru dan Emas Hijau.

melalui Program unggulan yang dikerjakan Kodam XVI/Pattimura telah membuktikan bahwa program emas biru dan emas hijau sangat selaras dengan program pemerintah pusat.

Hal ini dikatakan Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo, saat menggelar Kegiatan Sosial Pendam XVI/Pattimura bersama Awak Media yang berlangsung di Aula Makodam XVI/Pattimura,

Doni Monardo, menegaskan Kodam XVI/Patimura, akan terus mengembangkan ini, melakukan pengembangan perbaikan perekonomian para petani dan nelayan dengan melibatkan instnasi teknis terkait menyiapkan bantuan benih ikan untuk diberikan kepada para nelayan.

Program 'Emas Biru', yang dipelopori Kodam XVI/Pattimura untuk masyarakat Maluku dan Maluku Utara, terus berkembang pesat. Saat ini, program tersebut dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh kelompok-kelompok nelayan.

Sebelumnya melalui program emas biru, Kodam XVI/Patimura telah  menebar benih ikan sebanyak 45 ribu di beberapa bagang jaring apung dan jaring tancap di wilayah Maluku dan Maluku Utara

Program 'Emas Biru' adalah program pelatihan untuk nelayan. Pelatihannya berupa budidaya ikan dan membuat keramba (tempat ikan).

Ikan yang dibudidaya bermacam-macam, dari ikan kerapu cantan, kerapu bebek, kakap, hingga bobara. Setiap ikan memiliki masa panen berbeda, tapi rata-rata 5-6 bulan. Harga tiap ikan juga berbeda tiap jenisnya, begitu juga hasil panennya

Monardo  mencontohkan, saat ini hasil panen budidaya ikan kerapu cantan oleh para nelayan bisa mencapai 2 ton. Rata-rata ikan dapat dipanen setelah 5-6 bulan. Jika harga pasaran ikan kerapu cantan saat ini Rp 50 ribu per kg, sekali panen para nelayan bisa mendapatkan penghasilan Rp 100 juta. Sedangkan untuk hasil panen 1 ton ikan kakap dengan harga pasaran Rp 50 ribu per kg, bisa meraup  keuntungan Rp 50 juta.

Kodam XVI/Pattimura tentang emas hijau telah direspon oleh Kementerian BUMN, berupa  bantuan kambing sebanyak 5.000 ekor. Kambing-kambing tersebut akan diternak dengan melibatkan unsur TNI khususnya Babinsa dan sekaligus memberdayakan masyarakat Maluku dan Maluku Utara.

Salah satu keberhasilan Emas Biru yakni program cetak sawah yang di tahun 2016 ini Kodam XVI/Pattimura cukup berhasil dan telah mendapat apresiasi dari kementerian pertanian, sehingga pada saat Rakor di Kementerian Pertanian Kodam XVI/Pattimura mendapatkan kontrak baru untuk mengerjakan cetak sawah seluas 4.000 hektar. “Sebagai langkah pertama Kodam dan Kementerian Pertanian sudah menandatangani MoU saat berlangsung Rakor belum lama ini di Jakarta.DMS

 

DMS TWITTER

DMS Fan Page