Dengarkan Radio DMS 102,7 FM Ambon dengan Kualitas Audio Terbaik di Maluku

radiodms.com - Arkeolog Mesir menemukan beberapa mumi, sarkofagus kayu berwarna-warni, dan lebih dari 1.000 patung yang terkubur di makam berusia 3.500 tahun di kota Luxor.

Menurut Kementerian Purbakala Mesir, Selasa (18/4/2017), penemuan tersebut merupakan yang terbesar dan terpenting dalam kegiatan penggalian yang dilakukan selama ini.

Makam berada di Draa Abul Nagaa, tepi barat Sungai Nil, yang merupakan lembah makam para raja Mesir, tak jauh dari kota Luxor.

Para arkeolog mengatakan, makam tersebut diduga dibangun antara tahun 1.500 dan 1.000 sebelum Masehi.

Makam itu diduga untuk seorang hakim dari Dinasti ke-18 Mesir dan dari makam itu ditemukan setidaknya delapan mumi, yang diduga anggota dari keluarga hakim.

Kantor berita Agence France-Presse melaporkan, makam tersebut milik seorang bangsawan bernama Userhat, yang bekerja sebagai hakim kota.

Penemuan terbaru itu menambahkan banyak jumlah mumi yang telah ditemukan, termasuk dari Dinasti ke-21, sekitar 3.000 tahun yang lalu, kata Mostafa Waziri, kepala misi arkeologi yang memimpin penggalian di Loxor.

"Sunggu mengejukan betapa banyaknya artefak yang ditemukan di dalam (makam),” kata Menteri Purbakala Mesir, Khaled el-Enany, kepada wartawan.

"Kami menemukan sejumlah besar Ushabti (patung-patung ukiran kecil), lebih dari 1.000 jumlahnya," kata Enany. "Ini adalah penemuan terpenting."

Patung-patung Ushabti sering ditaruh bersama dengan jasad pemiliknya di makam-makam kuno Mesir, yang dipercaya untuk dapat dipertanggung jawabkan di dunia akhiran.

Para pejabat benda-beda purbakala pada awalnya mengatakan telah ditemukan enam mumi bersama dengan sisa jasadnya di kota di Mesir selatan kitu. Dua mumi berhasil diidentifikasi.

"Ada 10 peti mati dan delapan mumi. Penggalian sedang berlangsung," kata Waziri.

DMS TWITTER

DMS Fan Page