Dengarkan Radio DMS 102,7 FM Ambon dengan Kualitas Audio Terbaik di Maluku

Harga minyak pada bursa berjangka Asia turun tipis pada perdagangan Selasa, seiring pasar mengambil jeda dari kenaikan harga minyak selama tiga hari berturut-turut, saat pasokan minyak menguat.

Harga berjangka minyak acuan West Texas Intermediate ditutup turun 2 sen di level 43,36 dollar AS per barel. Sementara harga berjangka minyak acuan Brent ditutup tetap di 45,83 dollar AS per barel.

Sebelumnya, pasar ditutup menguat tipis sepanjang minggu ini, namun secara keseluruhan harga minyak acuan Brent dan WTI turun selama lima minggu.

OPEC dan negara mitra mencoba untuk mereduksi pasokan minyak dengan pemangkasan produksi. Negara anggota OPEC dan 11 negara eksportir lain setuju mereduksi produksi minyak sebanyak 1,8 juta barel per hari hingga Maret.

Namun, Nigeria dan Libya malah menaikkan produksi. Iran juga menaikkan produksi pasca sanksi dari negara barat. Produksi minyak Iran melampaui 3,8 juta barel per hari dan diperkirakan mencapai 4 juta barel per hari di Maret.

Sementara itu, produksi minyak serpih di AS naik 10 persen sejak tahun lalu dengan operasional rig pada kondisi puncak dalam tiga tahun terakhir.

Analis Bank of America-Merrill Lynch mengatakan bahwa permintaan tidak tumbuh untuk menyerap kelebihan produksi minyak. Menurunnya pertumbuhan di Asia juga memudarkan harapan penyeimbangan harga minyak dalam waktu dekat.

DMS TWITTER

DMS Fan Page